Gejolak Harga Minyak Dunia, Cermin Krisis Energi

Gejolak harga minyak, cermin krisis energi

Prediksi bahwa minyak mentah pada tahun ini akan bisa menembus level US$130 per barel mulai mendekati kenyataan. Hal ini terbukti oleh harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik dan mencatat rekor tertinggi baru pada 13 Maret 2008, dengan mencapai harga US$110 per barel.

Fenomena naik turunnya harga minyak dunia memang sudah tidak asing lagi dalam beberapa bulan terakhir ini. Tahun lalu saat minyak melewati US$50 per barel sudah menjadi cukup fantastis dan membuat hampir semua negara sedikit “kerepotan”, tapi angka itu seketika menjadi kecil saat ini dan kemudian masyarakat dunia mulai beranggapan bahwa angka itu lebih baik.

Ada kalangan yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh melemahnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan trend yang menganggap minyak lebih berharga daripada dolar sehingga membuat para investor melarikan uangnya untuk membeli komoditi.

Pengalihan investasi para investor dari sektor riil ke komoditi ini menyebabkan meningkatnya permintaan akan minyak, keadaan ini yang kemudian dimanfaatkan para produsen untuk bisa mematok harga setinggi-tingginya.

Gejolak hargapun terjadi, saat demand tinggi namun supply rendah maka kenaikan harga tak bisa dihindari. Pembeli pun tak segan-segan membeli dengan harga tinggi tersebut karena terdesak kebutuhan mereka terhadap minyak.

Disamping itu, beberapa kalangan lainnya berpendapat bahwa gejolak harga minyak ini disebabkan oleh OPEC yang terus memproduksi minyak kendati harga minyak melonjak hampir tak terkendali.

Tingkat interdepensi antar negara yang begitu tinggi dalam ekonomi dunia, membuat setiap perubahan kecil yang terjadi di negara-negara besar memberi dampak yang cukup besar. Kebijakan organisasi internasional yang berkaitanpun menjadi variabel yang sangat diperhitungkan.

Ketidak seimbangan antara supply dan demand ini memberi cerminan jelas bahwa dunia begitu tergantung kepada salah satu sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Kepanikan yang terjadi adalah satu sinyal kuat bahwa krisis energi ternyata datang lebih cepat dari yang diperkirakan dan dunia harus segera bersiap menghadapinya.

~ by Ira Ratnati on March 26, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: