Manohara?siapa dia?

well..gonjang ganjing pemberitaan tentang hawa yang satu ini menyedot semua perhatian masyarakat Indonesia (yang memagn kadang lebih peka dan perduli terhadap isu-isu domestik dibandingkan dengan isu lain yang -harus saya katakan- lebih penting). kisah dan semua ceritanya telah disajikan lengkap oleh berbagai stasiun televisi swasta, mengalahkan isu-isu sebelumnya, bahkan isu pilpres (pemilihan presiden.red) ikut tergusur oleh sensasi nama wanita cantik berusia 18 tahun ini. yang memiliki gaya bahasa dan tutur kata seperti Cinta Laura, mungkin karena perbedaan usia yang tidak terlalu jauh. so, maybe they would have a great conversation.

then a question occured, why does Indonesian takes this is as a big deal?

bukti-bukti yang menguatkan bahwa seorang Manohara Odelia Pinot ini mengalami kekerasan belum ada, visum belum dilakukan karena menurut Manohara, “saya lebih mendulukan untuk ketemu media, yang telah membantu saya” oh well..dia sudah menjadi bintang tamu di hampir setiap stasiun televisi swasta, walaupun saya sekaragn sudah amat sangat jarang mentonton tv, tapi informasi bahwa manohara sering muncul di tv telah masuk telinga saya sejak beberapa waktu lalu..

pengakuan lebih mengagetkan terjadi saat manohara (yang selalu didampingi setia oleh sang bunda) berada di studio berita stasiun televisi swasta pertama Indonesia. She admitted that she has been rapped when she was only 15.

woow..it was a live news. tak ada waktu untuk mensensor hal tersebut. hal tersebut jadi dilema bagi sang jurnalis yang sekaligus pembawa berita. hal-hal seperti pemerkosaan adalah tidak seharusnya dipublikasikan secara terbuka, hal tersebut tertulis dalam kode etik jurnalistik Indonesia, bahwasannya seorang korban pemerkosaan itu harus disamarkan identitasnya. nah, ini kejadiannya seperti ini?

dan saya hanya ingin mencoba sedikit curious terhadap kasus ini. Jika memang dia di perkosa saat dia 15 tahun, apakah benar pemerkosa malah berniat menikahi seseorang yang telah -dalam bahasa salah satu infotainment- dinistai?

banyak yang bilang bahwa ini harusnya menjadi bagian penting dari negara kita sejauh mana mereka akan melindungi warga negaranya..come on..kalau ini dijadikan tolak ukur bagaimana negara membela warganya, hadegh! spare some time to me God, masih banyak hal-hal lain yang harus kita fikirkan, itu hanya salah satu contoh kecil saja.

mungkin, yang menjadikan dia sedikit wah adalah bahwa dia dinikahi seorang putra kerajaan. Lain halnya jika dia bukan dinikahi salah satu anggota kerajaan. Tapi ya bagi saya hal ini tidak seharusnya mendapat porsi yang begitu besar dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

banyak kasus-kasus yang lebih urgent yang harus kita perhatikan, seperti konfrontasi Malaysia di blok Ambalat. hal ini jauh lebih penting ketimbang kita harus memperhatikan dan mengurusi rumah tangga orang yagn memang kebetulan berbeda kewarganegaraan.

isu lain tentang kebebasan pendapat pun sebenernya menjadi pesaing berita manohara. saya tidak mau banyak berpendapat soal ini, takut dituduh mencemarkan nama baik lagi oleh pihak-pihak yang bersangkutan.šŸ™‚

tHe R

~ by Ira Ratnati on June 5, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: